//
you're reading...
Artikel Sehat, Kitchen Outside

Nutrisi Tepat Janin Kuat

Tahun ini sama tahun depan bakal banyak dapet ponakan baru, senangnyaaa😀 soale temen2 ku lagi pada hamil….hehehehe. Perutnya buncit2 lucu, dan alhamdullilah sehat2 semua. Hmm….jadi pengen merasakan juga ……honey  *sambil toel2*😀. Tadi browsing2 soal menu sehat buat ibu2 hamil. Moga bermanfaat ya teman2…biar ntar dede bayinya luthu2 imut2 kaya auntie nya wekekeke😛

Dari artikel yang aku baca ada 3 zat gizi penting yang harus di asup oleh ibu2 hamil karena berperan dalam pertumbuhan janin, yaitu asam folat, kalsium dan zat besi.

  • ASAM FOLAT

Asm folat termasuk kelompok vitamin B yang bermanfaat untung mengurangi NTD (Neural Tubes Defects) atau kelainan susunan saraf pusat. Disarankan dikonsumsi semenjak masa persiapan atau sebelum kehamilan. Sumber asam folat antara lain brokoli, gandum, kacang-kacangan, jeruk, stroberi, dan bayam. Namun, karena mengonsumsi makanan tersebut belum menjamin terpenuhinya kebutuhan ini maka ibu hamil tetap dianjurkan mendapat asupan suplemen asam folat.

  • KALSIUM

Kalsium semakin dibutuhkan ibu hamil saat memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan. Pada masa ini janin mulai tumbuh dengan pesat, terutama pembentukkan tulang dan gigi.sumber kalsium, di antaranya, telur, susu, ikan teri, ikan salmon, sardin, sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan (kacang kedelai, kacang tanah) dan wijen. Namun, waspadai makanan sumber kalsium yang berserat. Perlu diketahui serat yang berlebihan akan menurunkan waktu transit makanan di dalam sel cerna sehingga mengurangi kesempatan tubuh mengabsorpsi kalsium dengan maksimal.Bila kebutuhan akan kalsium tidak terpenuhi, janin akan mengambil cadangan kalsium dari tulang ibu. Akibatnya, rangka tulang akan cepat rapuh karena terjadi demineralisasi dan ibu akan mengalami keropos tulang dini. Sedangkan dampak kekurangan kalsium secara langsung pada janin tak ada.

  • ZAT BESI

Kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat mengganggu metabolisme energi sehingga dapat menyebabkan menurunnya kemampuan kerja organ-organ tubuh. Buntut-buntutnya dapat mempengaruhi perkembangan janin. Kekurangan zat besi umumnya ditandai dengan wajah pucat, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya  kebugaran tubuh menurunnya kekebalan.

Mengapa banyak ibu hamil kekurangan zat besi? Sebab, memasuki trimester kedua dan ketiga ibu mengalami “hemodilusi” (pengenceran). Hal ini terjadi karena ibu hamil memproduksi cairan lebih banyak sehingga kebutuhan akan sel darah merahnya juga bertambah. Kondisi ini bisa dianalogikan sebagai sirop dan air. Sirop ibarat sel darah merah dan air ibarat cairan dalam tubuh ibu. Bila dalam keadaan normal, untuk membuat sirop dibutuhkan satu gelas air putih dan dua sendok makan sirop. Namun dalam keadaan hamil karena airnya bertambah banyak maka siropnya (sel-sel darah) pun mestinya ditambah

Jumlah zat besi yang dibutuhkan semasa kehamilan berbeda per trimesternya. Pada trimester pertama, tambahan akan zat besi belum dibutuhkan. Kondisi ini menguntungkan bagi ibu hamil yang mengalami mual dan muntah karena mengonsumsi zat besi biasanya dapat memperparah kondisi ini.

Namun memasuki trimester II, kebutuhan akan zat besi menjadi 35 mg per hari per berat badan (sama dengan mengonsumsi segenggam kacang hijau, atau setengah genggam daun ubi). Kemudian bertambah menjadi 39 mikrogram per hari per berat badan pada trimester ketiga (sama dengan mengonsumsi 1 potong tempe). Untuk memenuhi kebutuhan itu makanlah bahan makanan yang kaya akan zat besi, seperti, daging, hati, telur, serealia tumbuk, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

Sepanjang kehamilan, kebutuhan aneka zat gizi mengalami peningkatan, terutama pada trimester I saat terjadi pembentukkan organ-organ vital, lalu trimester II sewaktu janin mengalami pertumbuhan terbesar dan trimester III kala semua fungsi tubuhnya mengalami pematangan. Sehingga kebutuhan asupan gizi meliputi protein, lemak, karbohidrat, kalori, vitamin dan mineral harus diperhatikan.

ANJURAN KHUSUS IBU HAMIL

Sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi sedikitnyadua gelas susu sehari atau kalau tidak, santaplah hasil produksi ternak lainnya. Ingat, keanekaragaman bahan makanan merupakan kunci dari menu makanan bergizi seimbang. Kebutuhan kalori mudah didapat dari tambahan porsi biji-bijian, sayuran, buah dan susu rendah lemak. Jika ibu baru mengonsumsi menu bergizi setelah beberapa minggu kehamilan, diharapkan keterlambatannya tidak melampui masa trimester II yang merupakan masa pertumbuhan janin terbesar.

Bagi ibu hamiltidak ada makanan yang benar-benar harus dihindari, kecuali alkohol. Namun bila ibu mengalami keluhan mual-muntah, maka ia tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang dapat merangsang keluhan mual-muntahnya. Contohnya adalah durian. Jika tidak ada keluhan, buah ini boleh dikonsumsi selama hamil asalkan jumlahnya wajar, yaitu sekitar 35 gram dalam sehari.

Olahan apapun seperti makanan yang dibakar boleh saja disantap asalkan benar-benar matang dan tidak dikonsumsi bagian gosongnya. Selanjutnya, apabila ibu hamil telah mengonsumsi menu makanan sesuai anjuran, maka camilan tanpa kalori boleh-boleh saja dikonsumsi seperti agar-agar, gelatin dan sejenisnya.

Selain alkohol, kopo juga tidak dianjurkan diminum selama hamil karena kurang mengandung zat gizi dan kemungkinan memberikan efek negatif walau hal ini masih diperdebatkan. Merokok aktif maupun pasif juga harus dihentikan karena berkaitan dengan tingginya risiko keguguran, bayi lahir meninggal, lahir prematur, ataupun lahir dengan berat badan rendah (kurang dari 2.500 gram). Menurut penelitian, lebih dari 5 cangkir kopi per haridapat menyebabkan kemungkinan keguguran lebih tinggi dan berat janin berkurang. Alangkah baik bila kopi diganti dengan susu. Selain itu keju lunak juga sebaiknya dihindari karena mengandung bakteri listeria.

TIPS KURANGI MUAL MUNTAH

Pada trimester I peningkatan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan mual-muntah. Memang tidak semua ibu akan mengalami. Nah, untuk menguranginya ada tips berikut :

  • Makanlah dalam jumlah sedikit namun sering
  • Hindari makanan yang menggunakan bumbu yang merangsang (terlalu pedas, terlalu gurih, terlalu asam), memiliki aroma yang menyengat, berlemak dan berminyak
  • Cara lain dengan mengkonsumsi vitamin B kompleks dan B6 di awal-awal kehamilan
  • Jangan membiarkan perut dalam keadaan kosong atau lapar. Bila sedang tak nafsu makan, cobalah untuk mengkonsumsi telur, kacang-kacangan rendah garam atau gandum. Bagaimanapun, janin membutuhkan asupan nutrisi.

Moga bermanfaat🙂

Sumber :http://www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/msg08116.html

.

.

About Koki Imut

Just cooking everything i like

Discussion

No comments yet.

Tulis Pesanan disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

Kitchen Lover

  • 211,990 Pengunjung

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: